Sembilan Bulan Afifah
Alhamdulillah, engkau telah genap 9 bulan hari ini nak. Cepat sekali, rasanya baru kemarin kami menggendongmu, sebagai bayi merah yang mungil, putih dan lucu. Hm…kini engkau sudah besar (meski badanmu mengecil), makin cantik dan lucu.
Alhamdulillah,, segala puji selalu kami sanjungkan ke Allah, atas karunianya yang sangat besar kepada kami, yaitu engkau. Sungguh, engkau adalah anugerah terbesar bagi kami. Kehadiranmu memberi warna dalam kehidupan ummi, berwarna-warni seperti pelangi. Engkau hiasi hari-hari kami yang dulu sepi menjadi penuh arti dengan tawamu, celotehmu, bahkan tangismu.
Kehadiranmu memberikan banyak pelajaran bagi kami. Engkau ajari kami keikhlasan saat harus merawatmu, memerah ASI saat ummi bekerja dan membuatkan MPASI homemade, agar engkau mendapatkan yang terbaik. Engkau ajari kami akan pentingnya sebuah proses saat melihatmu tumbuh setahap demi setahap. Engkau ajari kami kesabaran saat kadang menghadapi tingkahmu yang membuat kami geleng-geleng kepala, kesabaran saat orang-orang berkomentar saat melihatmu tidak tumbuh dan berkembang secepat teman-temanmu yang lain. Sungguh, semua itu pelajaran yang sangat berharga bagi kami.
Maafkan kami nak, mungkin kami belum bisa memberi yang terbaik, yang seharusnya orangtua berikan kepada anaknya. Sungguh, seperti dirimu yang terus belajar, kamipun sedang belajar nak, belajar menjadi orangtua yang terbaik bagimu, menjadi orangtua yang bisa mengantarkan anaknya menjadi orang yang berguna di dunia dan akhirat.
Ya Allah, mampukan kami menjadi orangtua yang baik bagi anak kami. Jadikan anak kami menjadi anak yang berguna di dunia dan akhirat. Jadikan kehadirannya menambah jumlah orang-orang yang menegakkan agamamu. Karuniakanlah ia dengan keluasan ilmu, kedalaman pikiran dan ketekunan ahli ibadah. Amin
